Free Angel ani Cursors at www.totallyfreecursors.com
Muhammad Ikhsan Albuchari Nasution: 2012-05-20

Welcome to My Blog

Senin, 21 Mei 2012

Sifat manusia berdasarkan warna kesukaan


Sifat manusia berdasarkan warna kesukaan




Ini hanya ramalan,jadi gak dijamin 100% keakuratannya.hanya bisa dipakai buat introspeksi diri sendiri..oke!!:D

UNGU
Kalo warna Ungu (Violet) menjadi warna favorit kamu maka kamu adalah tipe yang benar-benar luar biasa. Dalam menghadapi masa depan kamu tidak pernah ragu-ragu, apa yang dikerjakan kamu adalah yang terbaik. Kamu pandai benar dalam mengikuti perkembangan jaman. seorang negosiator yang punya keinginan kuat untuk menyenangkan diri dan orang lain. Walaupun umumnya disukai orang, ia tidak mudah bersikap terbuka dan suka menikmati suasana yang sedikit misterius. Dalam bercinta, hanya merekalah yang kuat mental yang bisa mendekati dan menjadi kekasih kamu PUTIH
Jika kamu menyukai warna putih, maka kamu adalah orang yang dilahirkan ke dunia dengan sempurna, banyak orang mengagumi kamu karena sifat angun, sifat idealis dan moral kamu yang teramat tinggi. Tak pernah angkuh, senang menolong siapa saja yang membutuhkan bantuan kamu. tipe orang yang tulus dalam segala hal dan mereka paling tidak suka kalau dibohongi dan bagi mereka kejujuran adalah nomor satu. Selain itu mereka biasanya agak tertutup, mereka hanya punya sedikit teman dekat yang bisa mereka ajak curhat, tapi mereka akan jadi tempat curhat yang baik bagi seluruh temannya.

BIRU
Jika kamu menyukai warna biru, maka kamu termasuk dalam tipe pemurung, selalu menyenangkan dan selalu bertindak pasif dalam segala hal. Mendambakan ketenangan dan ketentraman. Kamu selalu mendapat kesulitan dalam pergaulan. Demikian pula dalam bercinta karena kamu pintar dalam menyembunyikan perasaan.Beberapa jenis warna biru memiliki karakter yang berbeda. Biru langit mewakili tipe orang yang menyukai kesenangan dan hidup santai, sedangkan biru navy (biru langit di malam hari) menggambarkan sifat serius dan konservatif.

HIJAU
Warna kesukaan kamu hijau, maka kamu adalah tipe yang sangat romantik, menyukai keindahan, menyenangi alam dengan udara yang sejuk. Kamu adalah seseorang yang selalu memegang prinsip. Dalam hal bercinta kamu mengidam-idamkan calon teman hidup yang penuh toleransi dan dapat dipercaya.Ia juga memiliki sifat bijaksana dalam mengatur waktu dan tujuan hidup. Namun kalau sudah menyangkut ke masalah-masalah penting, ia bisa bersikap kaku.

KUNING

Kesukaan kamu warna kuning menandakan bahwa kamu memiliki sifat optimis. Kamu tipe periang dan senang bergaul, tidak memiliki penampilan yang loyo. Sifat tolong-menolong selalu ada dalam diri kamu, karena menolong merupakan suatu kewajiban mutlak bagi kamu. Kamu orang yang tidak pernah meremehkan siapapun juga, walaupun seseorang itu dungu atau bloon.Kalau ada sesuatu yang salah pada dirinya, ia akan berusaha merubahnya secepat mungkin. Rasa ingin tahunya juga besar, sebesar spontanitas yang dimilikinya.

HITAM
Kamu termasuk tipe orang yang sangat lincah dalam hal-hal tertentu saja. Kalo kamu berada dilingkungan yang tidak disukai, maka kamu akan menjadi murung. Orang yang cuek dan tidak memikirkan omongan orang terhadap dirinya. Baginya asal dia nyaman dia akan melakukan apapun yang mereka suka. Dalam pergaulan mereka cukup enak diajak berteman karena dapat memberikan solusi dalam masalah teman-temannya.Kamu selalu tampil menarik, rapi, cukup banyak lawan jenis berusaha mengejar dan merebut cinta kamu

ORANGE
Ia yang menyenangi warna ini adalah orang yang terbuka, dinamis dan menyenangkan untuk dijadikan teman. Secara alami, ia memiliki sifat flamboyan atau tidak membosankan, jadi tidak masalah baginya untuk tampil berbeda. Ia juga mempunyai selera yang bagus pada hidup dan makanan.

PINK
Penggemar warna pink adalah orang yang sensitif, ramah dan memiliki kepribadian yang manis. Ia sangat menyukai masa kanak-kanak yang menyenangkan dan menginginkan kehidupan yang romantis.

COKLAT
Penyuka warna coklat memiliki sifat yang ‘membumi’ atau tidak dibuat-buat. Ia adalah teman yang dapat diharapkan dan sangat loyal. Rumah dan keluarga merupakan hal terpenting baginya, dan tentu saja kenyamanan adalah faktor utama dalam hidupnya.

ABU-ABU
Ia yang menyukai warna abu-abu adalah tipe orang yang cenderung menarik diri dari perhatian orang, dan tidak suka kegiatan aktif secara langsung. Karena sifatnya yang ragu-ragu, maka ia sering memutuskan sesuatu hingga saat-saat terakhir.

MERAH
Kamu termasuk tipe yang sangat berwibawa dan juga senang mengayomi teman yang lemah. Walau sering kali bergaul dan bercanda tapi kamu bisa menahan diri.Di lain pihak, ia mudah sekali merasa bosan karena itu si merah paling suka menyelesaikan segala sesuatu dengan cepat. Garis besarnya, penyuka merah adalah orang yang memiliki antusias dan semangat hidup yang tinggi. Banyak orang mengatakan cinta, tapi kamu selalu berpikir dan berpikir lagi. Kamu termasuk tipe yang sulit jatuh cinta.
Hayooo kamu yang warna apa yah?!!!

pengertian gaji dan upah


gaji dan upah merupakan bagian dari kompensasi-kompensasi yang diberikan perusahaan sebagai balas jasa kepada karyawannya. Gaji adalah salah satu hal yang penting bagi setiap karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan, karena dengan gaji yang diperoleh seseorang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Sedangkan bagi perusahaan jasa, gaji dan upah merupakan komponen biaya yang diberikan kepada karyawan atas jasa yang telah diberikan kepada perusahaan.. Perusahaan yang tergolong modern, saat ini banyak mengaitkan gaji dengan kinerja. Gaji yang diberikan kepada karyawan tergantung seberapa besar kinerja yang diberikan kepada perusahaan. Itu sebabnya gaji antara karyawan yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda.
Disamping gaji yang diberikan perusahaan kepada karyawannya. Perusahaan di Indonesia pun memiliki sistem dalam pemberian upah.
1)      Upah menurut waktu : upah yang diberikan berdasarkan lama waktu bekeja. Satuan waktu dihitung per jam, per hari, per minggu atau per bulan.
2)      Upah menurut satuan : upah yang diberikan berdasarkan jumlah barang yang dihasilkan. Satuan hasil dihitung per potong barang, per satuan panjang, atau per satuan berat.
3)      Upah borongan : upah yang diberikan berdasarkan kesepakatan antara pemberi dan penerima kerja.
4)      Sistem bonus : tambahan diluar upah atau gaji yang diberikan kepada pekerja sesuai kinerja yang diberikan.
5)      Sistem mitra usaha : upah yang diberikan dalam bentuk saham perusahaan kepada organisasi pekerja di perusahaan tersebut.
Untuk dapat memahami perbedaan antara gaji dan upah perlu diketahui beberapa definisi dari gaji dan upah menurut pendapat para ahli di bawah ini.
Niswonger (1999:446) mengemukakan bahwa:
Istilah gaji (salary) biasanya digunakan untuk pembayaran atas jasa manajerial, administratif, dan jasa-jasa yang sama. Tarif gaji biasanya diekspresikan dalam periode bulanan. Istilah upah (wages) biasanya digunakan untuk pembayaran kepada karyawan lapangan (pekerja kasar) baik yang terdidik maupun tidak terdidik. Tarif upah biasanya diekspresikan secara mingguan atau perjam.
Sementara Mulyadi (2001:373) mengemukakan bahwa:
Gaji umumnya merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan yang mempunyai jenjang jabatan manajer, sedangkan upah umumnya merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan pelaksana (buruh). Umumnya gaji dibayarkan secara tetap perbulan, sedangkan upah dibayarkan berdasarkan hari kerja, jam kerja atau jumlah satuan produk yang di hasilkan.
Dari pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa gaji merupakan balas jasa yang diberikan kepada karyawan yang bekerja secara berkala dengan kurun waktu tertentu yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan sifatnya tetap. Sedangkan upah merupakan balas jasa yang diberikan kepada karyawan yang tidak bekerja secara tetap di dalam suatu perusahaan dan hanya berdasarkan waktu kerja setiap hari ataupun setiap minggu.

Contoh Soal :
Gaji Sinta adalah Rp 300.000,00 per bulan. Berapa gajinya dalam setahun?
Diketahui :
Gaji per bulan = Rp 300.000,00
1 tahun = 12 bulan
Ditanya : Gaji dalam setahun ...?
Jawab :
Gaji dalam setahun = gaji per bulan x 12 bulan
= Rp 300.000,00 x 12
= RP 3.600.000,00 / tahun

akuntansi keuangan


Beban Dibayar Di Muka (Prepaid Expense/Deffered Expense). Item-item yang telah dicatat dalam aktiva tetapi belum menjadi beban dalam tahun tersebut, seperti;
-   Asuransi
-   Supplies
-   Sewa dibayar di muka

Depresiasi (Depreciation). Proses mengalokasikan harga perolehan aktiva tetap ke tahun-tahun penggunaannya.  Kenapa aktiva tetap (depresiasi) memerlukan penyesuaian? Karena umur depresiasi biasanya melebihi 1 tahun, maka beban depresiasi tahun-tahun berikutnya harus disesuaikan.

Beban Akrual (Accrued Expense). Beban yang seharusnya menjadi beban pada tahun ini, tetapi sampai pada akhir tahun belum dibayar, misal gaji terutang.

Pendapatan Akrual (Accrued Revenues). Pendapatan yang belum diterima sampai akhir tahun.

Pendapatan Diterima Di muka (Unearned Service Revenue). Pendapatan sewa yang diterima terdahulu untuk beberapa tahun haruslah disesuaikan.


KERTAS KERJA/ NERACA LAJUR (WORKSHEET)
Suatu kertas kerja (Worksheet) yang digunakan untuk meringkas penyesuaian, dan membantu menyiapkan laporan keuangan. Neraca lajur terdiri dari 10 kolom;
Kolom Awal (keterangan tentang akun/rekening)
Dua Kolom Pertama (Neraca Saldo)
Dua Kolom Kedua (Kolom Penyesuaian)
Dua Kolom Ketiga (Kolom setelah Penyesuaian)
Dua Kolom Keempat (Kolom Laba-Rugi)
Dua Kolom Kelima (Kolom Neraca)

JURNAL PENUTUP

Saldo Pendapatan, Beban, dan Penarikan yang ditransfer ke pemilik modal disebut dengan Jurnal Penutupan (Closing Entries). Proses ini sering disebut dengan Closing Entries.
Empat Jurnal Penutupan dibuat pada akhir tahun untuk:
1.     Masing-masing pendapatan di debit untuk jumlah di neraca, dan Ringkasan Laba-Rugi dikredit untuk total pendapatan.
2.    Masing-masing akun beban dikredit
3.    Ringkasan Laba-Rugi didebit untuk jumlah necara (laba bersih), dan akun modal di kredit untuk jumlah yang sama.
4.    Akun penarikan dikredit untuk jumlah neraca, dan modal didebit untuk jumlah yang sama.
Beban Dibayar Di Muka (Prepaid Expense/Deffered Expense). Item-item yang telah dicatat dalam aktiva tetapi belum menjadi beban dalam tahun tersebut, seperti;
-   Asuransi
-   Supplies
-   Sewa dibayar di muka

Depresiasi (Depreciation). Proses mengalokasikan harga perolehan aktiva tetap ke tahun-tahun penggunaannya.  Kenapa aktiva tetap (depresiasi) memerlukan penyesuaian? Karena umur depresiasi biasanya melebihi 1 tahun, maka beban depresiasi tahun-tahun berikutnya harus disesuaikan.

Beban Akrual (Accrued Expense). Beban yang seharusnya menjadi beban pada tahun ini, tetapi sampai pada akhir tahun belum dibayar, misal gaji terutang.

Pendapatan Akrual (Accrued Revenues). Pendapatan yang belum diterima sampai akhir tahun.

Pendapatan Diterima Di muka (Unearned Service Revenue). Pendapatan sewa yang diterima terdahulu untuk beberapa tahun haruslah disesuaikan.


KERTAS KERJA/ NERACA LAJUR (WORKSHEET)
Suatu kertas kerja (Worksheet) yang digunakan untuk meringkas penyesuaian, dan membantu menyiapkan laporan keuangan. Neraca lajur terdiri dari 10 kolom;
Kolom Awal (keterangan tentang akun/rekening)
Dua Kolom Pertama (Neraca Saldo)
Dua Kolom Kedua (Kolom Penyesuaian)
Dua Kolom Ketiga (Kolom setelah Penyesuaian)
Dua Kolom Keempat (Kolom Laba-Rugi)
Dua Kolom Kelima (Kolom Neraca)

JURNAL PENUTUP

Saldo Pendapatan, Beban, dan Penarikan yang ditransfer ke pemilik modal disebut dengan Jurnal Penutupan (Closing Entries). Proses ini sering disebut dengan Closing Entries.
Empat Jurnal Penutupan dibuat pada akhir tahun untuk:
5.    Masing-masing pendapatan di debit untuk jumlah di neraca, dan Ringkasan Laba-Rugi dikredit untuk total pendapatan.
6.    Masing-masing akun beban dikredit
7.    Ringkasan Laba-Rugi didebit untuk jumlah necara (laba bersih), dan akun modal di kredit untuk jumlah yang sama.
8.    Akun penarikan dikredit untuk jumlah neraca, dan modal didebit untuk jumlah yang sama.

aktiva dan kewajiban


Aktiva Lancar (Current Asset)
(“Kas atau aktiva yang lain yang diharapkan dapat dirubah menjadi kas atau dijual atau digunakan biasanya dalam waktu 1 tahun atau kurang”)
Aktiva lancar terdiri dari:
-      Kas (Kas Kecil dan Bank)
-      Piutang
- Piutang Dagang
- Piutang Wesel
- Piutang Karyawan
- Piutang Bunga
-      Persediaan Barang
-      Investasi Jangka Pendek
-      Bahan Habis Pakai, seperti kertas, ballpoin, tinta, dsb (Supplies Kantor).
-      Asuransi
-      Beban dibayar di muka (sewa kantor, dsb)

Aktiva Tetap (Plant Asset)
(“Aktiva berwujud yang dimiliki oleh suatu perusahaan bersifat permanen atau memiliki umur panjang (lebih dari 1 tahun) dan digunakan dalam perusahaan”)

Aktiva Tetap Berwujud (Tangible Asset)
-      Tanah
-      Gedung (depresiasi)
-      Peralatan (depresiasi)
- AC, Kulkas, Komputer, Mesin Ketik, Kipas Angin, Dsb)
-      Mesin (depresiasi)
-      Kendaraaan (depresiasi)
-      Perlengkapan (depresiasi)
- Meja, Kursi, dan Lemari
-      Meubel dan Furniture
- Kursi Tamu, Hiasan Dinding, Dsb

Tidak Berwujud (Intangible Asset)

-      Goodwill (Amortisasi)
-      Lisensi (amortisasi)
-      Merek Dagang (amortisasi)
-      Hak Cipta (amortisasi)

KEWAJIBAN (LIABILITY)
(“Utang perusahaan kepada pihak luar (debitur) baik utang jangka pendek maupun utang jangka panjang”)

 

Utang Jangka Pendek dan Utang Jangka Panjang

Utang Jangka Pendek:
-      Utang Dagang
-      Utang Bank
-      Utang Wesel
-      Utang Gaji
-      Utang Sewa
-      Utang Bunga
-      Utang Dividen
-      Utang Pajak

Utang Jangka Panjang:
-      Utang Obligasi

Modal Pemilik (Owner’s Equity)
(“Hak kepemilikan aktiva dari suatu perusahaan setelah dikurangi total kewajiban”)
- Modal Pemilik (kas atau saham)

LAPORAN KEUANGAN

(“Dokumen-dokumen yang melaporkan kegiatan suatu bisnis dalam bentuk moneter, dalam rangka menyediakan informasi untuk membantu pemakai membuat keputusan bisnis”)


Laporan Keuangan:
1.     Laporan Laba-Rugi (Income Statement). Suatu ringkasan pendapatan dan beban (revenue dan expenses) dalam periode waktu tertentu seperti bulan atau tahun.
2.    Laporan Perubahan Modal (Statement of Owner’s Equity). Ringkasan perubahan pemilikan dalam modal pemilik (bertambah atau berkurang) selama periode tertentu (bulan atau tahun).
3.    Neraca (Balance Sheet). Suatu daftar aktiva, kewajiban, dan modal pada tanggal tertentu (bulan atau tahun).
4.    Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flows). Ringkasan penerimaan dan pengeluaran uang untuk periode tertentu (bulan atau tahun).

AKUNTANSI PENDAPATAN DAN BIAYA PENDAPATAN BANK




Jenis-Jenis Pendapatan Bank diantaranya :
          Pendapatan Operasional
v   Pendapatan bunga debitur
v   Pendapatan komisi dan provisi
v   Pendapatan atas transaksi valuta asing
v   Pendapatan Operasional lain ( mis. Deviden, L/R penjualan surat berharga)

          Pendapatan Non Operasional
v  Pendapatan dari penjualan aktiva tetap
v  Pendapatan dari penyewaan fasilitas gedung yang dimiliki oleh bank

          Pendapatan Luar Biasa
      Pendapatan yang memenuhi kriteria bersifat tidak normal dan tidak sering terjadi

Pengakuan dan Akuntansi Pendapatan Bank


Pengakuan pendapatan bank pada dasarnya adalah secara acrual basis kecuali untuk aktiva produktif yang digolongkan sebagai non-performing loans diakui secara cash basis

Akuntansi Pendapatan Bank


Pendapatan bunga debitur performing ( acrual basis)

D : Pendapatan bunga debitur yang masih harus diterima Rp xx
K : Pendapatan bunga debitur    Rp xx



Pada saat menerima bunga :

D : Kas                                                                                     Rp xx

K : Pendapatan bunga debitur yang masih harus diterima   Rp xx

Pendapatan bunga debitur non performing (Cash Basis)


D : Rekening administratif Rup – tunggakan bunga            Rp xx

Pada saat menerima hasil bunga:

D : Kas                                                                                     Rp xx

K : Pendapatan bunga debitur                                           Rp xx
      
Provisi dan Komisi
Provisi dan komisi diperlakukan sebagai pendapatan atau beban yang ditangguhkan dan diamortisasikan secara sistematis selama jangka waktu komitmen kredit.

Jika komitmen diselesaikan sebelum jangka waktunya maka sisa komisi dan provisi diakui sebagai pendapatan atau beban pada saat penyelesaian komitmen tersebut.

Jurnal:
Saat persetujuan kredit:
D : Kas                                                         Rp xx
K : Provisi Kredit diterima dimuka                          Rp xx
Saat amortisasi:
D : Provisi kredit diterima dimuka                          Rp xx
K : Pendapatan provisi kredit                                 Rp xx

Pendapatan atas transaksi valas
Pendapatan atas transaksi valas lazimnya berasal dari selisih kurs. Laba atau rugi yang timbul dari transaksi valas harus diakui sebagai pendapatan atau beban dalam perhitungan laba-rugi periode berjalan.


BIAYA BANK
1. PENGERTIAN
             Yang dimaksud biaya adalah semua biaya yang secara langsung maupun tidak langsung telah dimanfaatkan untuk menciptakan pendapatan dalam suatu periode tertentu.
             Biaya yang dikeluarkan tidak memberikan manfaat ekonomis untuk kegiatan periode berikutnya.


2. JENIS – JENIS BIAYA BANK
             a. Biaya Operasional, terdiri dari :
                   - Biaya Bunga
                      Biaya ini paling besar porsinya terhadap biaya bank                    keseluruhan. Biaya ini harus diantisipasikan oleh bank pada        penutupan tahun buku atau pada tanggal laporan.
Biaya Valuta Asing
             Biaya dalam transaksi valuta asing biasanya muncul dari selisih kurs      yang merugi.
            Munculnya kerugian selisih kurs baik dari transaksi spot, forward,       maupun swap akan dibebankan ke dalam laporan laba rugi.

          - Biaya Overhead
            Dalam operasi bank sehari-hari diperlukan biaya untuk mengolah          transaksi. Biaya ini berhubungan langsung dengan periode                terjadinya sehingga harus dicatat dan diakui sebagai beban periode         berjalan.

Biaya overhead yang terjadi di bank memiliki ciri-ciri :
§  Tidak dapat diidentifikasikan secara langsung dengan jasa yang dihasilkan karena biaya yang dikeluarkan untuk semua kegiatan bank
§  Menjadi biaya pada periode terjadinya
§  Tidak memberikan manfaat untuk masa yang akan datang

Contoh biaya overhead : biaya gaji pegawai, tunjangan-tunjangan, biaya penyusutan aktiva tetap, biaya kegiatan kantor dll.

 b. Biaya Non Operasional
     Yaitu biaya–biaya yang yang dikeluarkan yang tidak berkaitan      dengan kegiatan utama bank misalnya kerugian dari penjualan aktiva tetap.

Pos Luar Biasa
              Biaya ini harus dipisahkan dari hasil usaha sehari-hari dan                    ditunjukkan secara terpisah dalam perhitungan laba rugi disertai     pengungkapan atas sifat dan jumlahnya.
              Biaya luar biasa kejadiannya tidak normal dan tidak sering terjadi        atau tidak terulang lagi di masa yang akan datang.
              Misal : peristiwa gempa bumi

          d. Koreksi Masa Lalu
              Koreksi yang dilakukan terhadap laba rugi periode lalu misalnya            kesalahan perhitungan, kelalaian mencatat suatu transaksi harus             tetap diungkapkan

          e. Pajak Penghasilan
              Pajak penghasilan dihitung berdasarkan laba menurut akuntansi            atau laba kena pajak (taxable income) untuk diperhitungkan dengan               tarif pajak penghasilan.

PENGAKUAN DAN AKUNTANSI BIAYA BANK
       Biaya diakui secara accrual basis, artinya selalu diakui dan dibebankan ke dalam perhitungan laba rugi saat jatuh waktu tanpa terlebih dahulu menunggu pembayaran.
       Pembayaran biaya dimuka harus dialokasikan ke dalam rekening biaya secara proporsional.

Metode Pencatatan Investasi Dalam Saham


Metode Pencatatan Investasi Dalam Saham
Yang dimaksud dengan persentase pemilikan saham adalah persentase jumlah lembar saham yang dimiliki oleh investor dibandingkan dengan jumlah lembar saham yang beredar. Persentase pemilikan saham dan metode pencatatannya adalah sbb:
Persentase pemilikan  :                                   Metode Pencatatan :
Kurang dari 20%                                             Metode nilai wajar
20% sampai dengan 50%                                Metode akuitas

Metode Nilai wajar (Pemilikan kurang dari 20%)
Persentase saham dalam perusahaan lain yang jumlahnya kurang dari 20% maka investor memandang investasi trsbt tidak dapat mempengaruhi perusahaan yang saham dimilikinya. Sistem akuntansi dalam saham yang persentase pemilikannya kurang dari 20% dapat dibedakan menjadi 2 bagian adalah a) Investasi saham tersedia untuk dijual (available for sale), b) Invetasi untuk dapat diperdagangkan (trading).
Perlakuan akuntansi investasi untuk kepemilikan yang persentasenya kurang dari 20% akan menggunakan nilai wajar (fair value method), menurut PSAK no.50 diartikan “jumlah yang dapat diperoleh dari pertukaran instrumen keuangan dalam transaksi antar pihak-pihak yang bebas,bukan karena paksaan atau dilikuidasi”.lin dan penjualan tinggi (sangat sering dilakukan) dan investor memilikinya dalam rangka menapatkan laba dari perbedaan harga jangka pendek, maka investasi ini harus dikelompokkan dalam kelompok diperdagangkan dan dineraca disajikan dalam kelompok aktiva lancar.
Menurut PSAK no 50, investasi yang masuk kelompok tersedia untuk dijual dapat disajikan sebagai aktiva lancar atau aktiva tidak lancar dalam neraca berdasarkan keputusan manajemen. Bila skala frekuensi pemb
Saham dibuat laporan keuangan nilai wajar saham yang dimili oleh investor berbeda dengan harga perolehannya,maka perbedaan tersebut dicatat dalam rekening perusahaan “laba atau rugi belum direalisasi”.saldo rekening laba atau rugi tersebutbelum direalisasi yang berasal dari investasi saham dari kelompok diperdagangkan (trading) harus diakui sebagai laba.saldo rekening laba atau rugi yang belum direalisasi berasal dari invetasi saham dari kelompok tersedia untuk dijual (available for sale) harus dimasukkan kedalam komponen modal yang disajikan secara terpisah dan tidak boleh diakui sebagai laba samapi laba tersebut dapat direalisasi.berikut adalah pencatatan transaksi investasi dalam saham.
Jurnal dibuat untuk mencatat investasi saham Jika pembelian saham secara tunai adalah :
Tersedia untuk dijual                                                Diperdagangkan
Investasi saham tersedia utk dijual   xx                 Invetasi saham diperdagangkan     xx
Kas                                             xxx                                  Kas                                    xxx
Metode ekuitas (Persentase pemilikan 20% sampai dengan 50%)
Pemegang saham yang kepemilikannya sebesar 20% sampai dengan 50% dari seluruh jumlah saham beredar akan mencatat akan mencatat investasinya dengan metode ekuitas (equity method). PSAK no.15 menyatakan bahwa metode ekuitas adalah metode akuntansi yang mencatat investasi saham sebesar harga perolehannya dan selanjutnya menyesuaikan dengan perubahan dalam bagian kepemilikan investor atas aktiva bersih perusahaan yang terjadi  setelah perolehan.setiap periode akuntansi harga pokok surat berharga harus disesuaikan dengan laba atau rugi yang diperoleh perusahaan investee sebanding dengan persentase pemilikannya.dividen yang diterima dicatat mengurangi saldo rekening investasi saham. Pada akhir periode tidak perlu dibuat jurnal penyesuaian bila harga perolehan berbeda dengan nilai wajarnya.
Perolehan saham
Seperti kepemilikan saham kurang dari 20%, saham dapat diperoleh melalui berbagai cara seperti dibeli tunai, melalui tukar menukar, atau dibeli secara lumpsum.
Penerimaan Dividen
Investor memiliki saham 20% sampai dengan 50% akan mencatat dividen yang diterimanya sebagai pengurang rekening investasi saham.
Penyesuain Akhir Tahun
Apabila pada akhir tahun terdapat perbedaan antara nilai wajar dengan harga perolehannya, dalam metode ekuitas tidak diperlukan jurnal penyesuaian.